Tampilkan postingan dengan label Dear Sister of Deen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dear Sister of Deen. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Januari 2021

Pertama Kali Pegang Dummy "Dear, Sister of Deen"



Ga bisa nyembunyiin excitednya aku waktu pertama kali liat dummy buku Dear, Sister of Deen. Huhu gemes banget, langsung jatuh cinta! <3 <3 <3
ㅤㅤㅤ
Rasanya langsung mau terima kasih sama desainernya untuk hasil tangan ajaibnya, bukunya bener-bener berasa kayak hadiah dan layoutnya rapi bangeett..
ㅤㅤㅤ
Partner nulisku, Novie, jadi saksi banget deh gimana noraknya aku tadi waktu pegang bukunya, se-excited dan seterharu itu. Untung tadi pake masker, kalo nggak, bakal keliatan bangetlah aku yang cengar-cengir terus selama di percetakan tadiii wkwkwk
I rely a lot on her in the whole process and i really thankful for her patience and kindness untuk nemenin perjalanan menulisku yang masih newbie ini. Ternyata seru ya, nulis buku. Mau lagi ah, insya Allah <3
ㅤㅤㅤ
Teman2 semua, doakan ya, semoga proses cetak, packing dan pengirimannya berjalan lancar sampai akhirnya bukunya bisa sampai ke rumahmu dan mengisi rak bukumu.. :)
ㅤㅤㅤ
Dan yang terpenting, doakan karya ini agar berkah, yang atas izin-Nya mampu menggerakkan para perempuan (terlebih kepada penulisnya) untuk bersegera dalam proses perjalanan diri menjadi sebaik-sebaik hamba yang dicintai dan diridhoi-Nya.
ㅤㅤㅤ
Last call! Masih ada waktu untuk pesan sampai malam ini jam 23.59 WIB, segera ke admin kami di bit.ly/pre-orderdsod dan amankan bukumu! ;)

Senin, 04 Januari 2021

Dear, Sister of Deen: Apa kata mereka tentang buku ini? (2)

"Hhh, nyesek. Itu kesan pertama ketika menyudahi buku ini. Diawali dan diakhiri dengan tangisan, cukup menggambarkan jika tulisan di buku ini disajikan dengan deretan aksara menyentuh hati dan insyaallah sampai ke hati. Rasanya bukan hanya perempuan, tapi siapa pun bisa dan boleh banget baca buku ini. Proud!" -Syaputri Febrina Sari, Karyawan Swasta/Digital Campaign Fundraising Specialist, Sister of Deen asal Tangerang Selatan

"Membaca buku ini, saya merasa setiap kalimatnya mampu kembali menyegarkan jiwa. Beberapa bagian membuat saya berpikir, terdiam, dan menangis sebab tersadar akan banyaknya hal yang seringkali kita lupakan selama ini, khususnya tentang bagaimana Muslim menjalani hidup. Buku ini cocok sekali untuk teman-teman yang ingin kembali memperbaiki diri atau sedang dalam pencarian terhadap makna dan hikmah kehidupan ini. Bahasa yang digunakan dalam buku ini ringan sehingga sangat mudah dipahami. Baarakallahu fiik, Teh Una dan Teh Novie! Ditunggu karya Sister of Deen berikutnya." -Widya Rizkiana Putri, Mahasiswa , Sister of Deen asal Bandung


"This book is well worth reading at least once in your life! Bagaikan seorang kawan diskusi, buku perdana dari Sister of Deen ini membersamai kamu yang membacanya untuk sejenak duduk, sembari berpikir dan memaknai kembali "eksistensi diri" dalam perjalanan panjang kehidupan —bahwasanya, hidup di dunia adalah rangkaian fase berbenah dan berbekal menuju kehidupan kekal abadi, akhirat." -Muthi'ah 'Aabidah, Mahasiswa, Sister of Deen asal Bandung

***

Terima kasih tak terhingga dari kami, untuk semua sister of deen yang telah menjadi bagian dari perjalanan Sister of Deen Project hingga hari ini. Kami bersyukur bisa menemukan saudara-saudara baru dari seluruh Indonesia. Mudah-mudahan tulisan-tulisan di dalam buku ini bisa membuatmu merasa sedang duduk bersama kami, bercerita, dan mendiskusikan apa saja tentang menjadi perempuan kebanggaan-Nya. Semoga persaudaraan karena Allah ini bisa terus terjaga. Yuk, bersama menjadi hamba Allah yang berdaya!

***

Pre-order buku "Dear, Sister of Deen" masih dibuka! Silakan klik bit.ly/pre-orderdsod untuk langsung terhubung dengan admin buku ini, ya!

Dear, Sister of Deen: Apa kata mereka tentang buku ini? (1)

"Sebagai pembaca setia Monday Love Letter dari hari pertama, saya selalu jatuh cinta dengan setiap untaian kata yang mengirim banyak sekali pesan di dalamnya. Ketika tahu Sister of Deen akan ada bukunya, saya merasa senang sekali. Saat akhirnya berkesempatan untuk membaca buku ini, saya bahkan merasa seperti sedang ngobrol berdua atau bertiga dengan Teh Novie dan Teh Una, setiap kalimat langsung sampai ke hati dengan penyampaian yang lembuuuut sekali. Iya, seperti sedang dinasehati dengan cinta. Selalu sukses dalam menyampaikan pesan dan membawa ketenangan. Bersyukur bisa membaca buku ini." -Ulva Yuni, Ilustrator, Sister of Deen asal Batam


"Buku ini mampu menggugah para muslimah, terutama yang sedang mengalami kebingungan dengan dirinya sendiri. Buku ini mengingatkan kembali mengenai apa tujuan saya hidup di bumi Allah dan bagaimana saya menyikapi dinamika kehidupan ini. Menariknya lagi, penulis berhasil mengaitkan dinamika kehidupan sehari-hari dengan ayat-ayat Allah tanpa menggurui. Sungguh, tulisan yang mampu menyentuh hati dengan lembut." -Nur Sopiah Wahidah, Guru SMA, Sister of Deen asal Bandung


"Buku ini dengan penuh keberanian berhasil memaparkan kegelisahan saya. Seolah-olah saya sedang dipaksa menghadapi ketakutan dan kegelisahan tersebut. Akhir-akhir ini, diam-diam saya terkadang memikirkan tentang tujuan kita ada di dunia, tentang siapa diri kita sebenarnya, dan bagaimana kelak kita mengakhiri kisah. Bagi saya, buku ini bukanlah bacaan yang bisa habis dalam satu kali duduk. Karya ini adalah bacaan untuk kalbu yang patut direnungkan sehingga mampu melahirkan pemaknaan yang personal bagi masing-masing pembaca. Barakallaah." -Dian Kusuma Hapsari, Mahasiswa Mapro, Sister of Deen asal Solo

***

Terima kasih tak terhingga dari kami, untuk semua sister of deen yang telah menjadi bagian dari perjalanan Sister of Deen Project hingga hari ini. Kami bersyukur bisa menemukan saudara-saudara baru dari seluruh Indonesia. Mudah-mudahan tulisan-tulisan di dalam buku ini bisa membuatmu merasa sedang duduk bersama kami, bercerita, dan mendiskusikan apa saja tentang menjadi perempuan kebanggaan-Nya. Semoga persaudaraan karena Allah ini bisa terus terjaga. Yuk, bersama menjadi hamba Allah yang berdaya!

***ㅤ

Pre-order buku "Dear, Sister of Deen" masih dibuka! Silakan klik bit.ly/pre-orderdsod untuk langsung terhubung dengan admin buku ini, ya!

Jumat, 01 Januari 2021

Dear, Sister of Deen: Isi bukunya apa aja, sih?




Kurang lebih seperti itulah daftar isi bukunya. Seperti tagline-nya, buku Dear, Sister of Deen adalah sebuah catatan dan pesan cinta tentang menjadi perempuan yang memaknai perjalanan menuju-Nya. Sebuah hadiah dari kami, terkhusus untuk para perempuan, untuk menemani fase-fase perjalanan hidup sampai kepada persiapan pulang menuju Allah. Lengkap dengan pesan-pesan cinta di setiap permulaan bab, sebab kami ingin membersamai para pembaca dalam memaknai perjalanan itu. 

Apapun peran dan fase hidup yang sedang kamu jalani hari ini, selama kamu adalah perempuan, maka buku ini untukmu. Yuk, jadikan buku ini sebagai teman perjalananmu dalam menelusuri pesan-pesan cinta Allah tentang keistimewaanmu sebagai seorang perempuan. Sampai bertemu dalam lembar-lembar aksara! :)

Pre-order buku ini masih dibuka. Segera lakukan pemesanan melalui bit.ly/pre-orderdsod untuk langsung terhubung dengan admin buku ini, ya!

Kamis, 31 Desember 2020

Dear, Sister of Deen: Pre-Order Sudah Dibuka!




Alhamdulillah. A dream comes true banget, dari yang tadinya seneng nulis di blog sama diari doang, akhirnya bisa nulis buku.

Buku ini aku tulis bersama sahabatku yang qodarullah sekarang jadi adik iparku, bukunya berisi catatan perenungan-perenungan kami tentang hidup, dari mulai menemukan siapa diri ini di hadapan Allah, mengenal Allah, menjadi muslimah berdaya, sampai persiapan menuju kepulangan kembali kepada Allah.

Buku yang diberi judul "Dear, Sister of Deen" ini insya Allah cocok banget untuk menemani perjalananmu dalam memaknai hidup agar sesuai dengan kehendak Allah. Cocok juga jadi hadiah untuk sahabat-sahabat perempuanmu yang sedang mencari makna hidupnya. :)

Yang penasaran sama bukunya, bisa langsung pesan ke bit.ly/pre-orderdsod untuk langsung terhubung dengan admin buku kami, ya! Pemesanan pre-order dibuka sampai tanggal 8 Januari 2021. Oiya, ada komunitasnya juga di Instagram @sisterofdeen, kepoin aja untuk yang mau tau, hehe.

Senin, 28 Desember 2020

Buku Perdana dan Rasa Takut


Ini pukul 1:08 pagi, dan aku masih terjaga. Entahlah, ada yang aneh malam ini. Biasanya jam segini aku sudah terlelap, atau setidaknya sudah mengantuk. Tapi kali ini, walaupun mataku terasa lelah, tapi badanku sepertinya masih belum mau diajak beristirahat.


Sejak jam 10 malam tadi, aku mengirim undangan soft launching buku Dear, Sister of Deen, buku pertamaku yang malam ini insya Allah akan dilakukan peluncurannya. Aku mengirim undangan ke grup keluarga, kepada teman-teman dekat, serta beberapa orang yang kuanggap penting dalam hidup. Sambil meminta doa, betul-betul meminta doa dari mereka agar karya ini menjadi karya yang berkah. Perasaanku saat ini tidak karuan, excited tentu saja, tapi ada satu perasaan yang sangat dominan, yaitu rasa takut.


Bukan, bukan takut bukunya tidak laku atau hanya sedikit yang membeli, bukan itu. Tapi rasa takut diri ini akan menjadi seseorang yang lain, yang terbang terlalu tinggi sehingga lupa di mana dia harus berpijak. Takut apresiasi membuat diri ini menjadi sombong padahal segala puji hanyalah bagi Allah. Takut aku yang menulis buku tidaklah sebaik apa yang orang-orang kira, takut dicap Allah jadi orang yang mengatakan apa-apa yang tidak dia kerjakan. Dan aku takut, tenggelam dalam kekecewaan atas diriku sendiri karena tak cukup baik dalam mengamalkan apa-apa yang kutulis di dalam buku. Malam ini rasanya gelisah, walaupun mungkin kegelisahan itu tak nampak dari raut wajahku. Tapi rasa takut itu benar adanya.


Allah, di saat seperti ini, aku sangat butuh tuntunan-Mu agar apa yang kulakukan tetap berada dalam jalur yang benar.


Allah, di saat seperti ini, aku sepertinya perlu lebih banyak merapal syukur agar selalu ingat bahwa segala pencapaian dan keberhasilan adalah karena kuasa-Mu.


Allah, di saat seperti ini, aku sangat butuh untuk dikuatkan dalam memegang niatku hanya untuk-Mu. Sungguh aku sangat takut ada tujuan lain yang menumpang dalam perjalananku mengukir karya yang ingin kupersembahkan hanya untuk-Mu.


Allah, karya ini merupakan karya yang tak seberapa, tapi jika pesan-pesan di dalamnya membuat banyak orang untuk semakin dekat kepada-Mu, lancarkanlah dan jadikanlah karya ini karya yang meluas.


Allah, semoga karya ini bisa mengalirkan pahala jariyah untukku yang kelak akan terbujur kaku di dalam tanah. Semoga ada banyak kebaikan berantai-rantai yang dihasilkan dari karya ini untuk menggantikan dosa-dosa yang aku sesali dan ingin aku tobati. Semoga karya ini bisa menjadi inspirasi agar semakin banyak hamba-hamba-Mu yang bersyukur dengan menghasilkan karya-karya besarnya, menampilkan citra muslim yang baik dan mengharumkan Islam dengan berjamurnya muslim-muslim berkualitas.


Allah, kuatkan aku, bimbing dan tuntun aku, istiqomahkan aku, agar ini tidak menjadi karya yang terakhir. Semoga tak ada kata berhenti untukku mewujudkan syukur sampai Engkau berhentikan jantung ini pada degup yang terakhir.


Allah, aku rindu. Tapi bekalku belum cukup untuk pulang. Semoga masih ada waktu.