Rabu, 17 Oktober 2012

secuplik hikmah di pagi ini


hari ini yang harusnya full kuliah dari jam 9.40 sampai jam 15.30 mendadak dapet jarkom tadi malem kalo ga ada kuliah. so this morning feels like sunday. hahaha. banyak waktu untuk menjelajahi dunia maya and i got so many inspiration. :D

kunci kebahagiaan dan ketenangan itu sebetulnya rasa syukur. sebelum mengeluh, bersyukur dulu. cari hal apapun itu, sekecil apapun itu, untuk kita syukuri. kalau perlu ditulis. it will help you a lot. :)
kalau aku sih udah membiasakan menulis "buku syukur", awalnya gara2 dikasih PR sepulang training, tapi dipikir2, jadi kebutuhan juga, soalnya kalo ngeliat deretan kalimat syukur, jadi asa ga pantes mau ngeluh juga. rasanya ga tau diri, udah dikasih nikmat segitu banyaknya sama Allah tapi yang bisa dilakukan hanya mengeluh. ditambah lagi, bersyukur itu menjadi magnet bagi rezeki agar berdatangan kepada kita. kan Allah sendiri yang bilang, barangsiapa yang bersyukur, maka akan Allah tambahkan lagi nikmat kepadanya (QS. 14:7). :)
jadi, kalau mau mengeluh, tanyakan dulu pada diri sendiri, pantaskah aku mengeluh? padahal Allah udah memberi sejuta hal yang bisa kita syukuri hari ini.

terima kasih untuk seorang teman yang memberi inspirasi di pagi ini. aku turut belajar dari masalahmu. makasih untuk curhatannya yaa.. smoga Allah cepat kasih solusi untuk masalahmu. 
jadi teringatkan kembali, bahwa dibalik semuanya pasti ada hikmah. Allah ingin kita memahami sesuatu dari masalah yang ada. karena kadang sebuah "pelajaran" itu mahal harganya. tapi Allah ga akan membebani seseorang di luar batas kemampuannya. dan Allah ngasih masalah selalu sepaket dengan solusinya. ^_^

selamat beraktivitas di hari ini, semoga keberkahan selalu mengiringi tiap langkah kaki kita. dan ridho Allah selalu mendampingi kita.
bismillah.. laa haulaa wa laa quwwata illa billah..

Senin, 17 September 2012

tentang ruang hati, yang tak boleh dibiarkan kosong

hampir tengah malam, tiba-tiba tersadarkan akan sesuatu. 
bahwa tiap-tiap diri kita memiliki suatu ruang di dalam hati, yang tidak boleh kosong, dan tidak bisa tergantikan oleh apapun.
ruang hati yang jika kita biarkan kosong, akan memberikan kehidupan yang hampa bagi orang yang bersangkutan.

sehebat apapun seseorang, ia tidak akan berarti apa-apa tanpa Rabb-Nya.
begitu banyak orang yang sukses (menurut dirinya), merasa melakukan hal hebat (menurut dirinya), merasa dirinya berarti bagi orang lain (lagi-lagi menurut dirinya), semua itu tidak berarti apa-apa jika apa yang ia lakukan tidak dalam rangka mengabdikan diri kepada penciptanya.

mungkin beberapa dari kita pernah merasakan, ada kepuasan yang berbeda jika kita melakukan sesuatu karena Allah. 
ada yang bilang, bahagia adalah ketika kita bisa membahagiakan orang lain. ya, betul sekali. tapi akan jauuuh lebih bahagia jika kita menyelipkan Allah dalam niat mulia itu. ada Allah dalam setiap pekerjaan kita dan itu semua kita lakukan karena-Nya. dan kita tahu, bagaimana kesudahan orang-orang yang hidupnya jauh dari Allah.

kalau tidak percaya, coba saja bantu teman kita yang sedang "tersesat", kita tuntun dia untuk menemukan siapa dirinya, siapa penciptanya, dan bantu dia untuk menemukan Allah. hal itu, jauh lebih membahagiakan daripada apapun yang ada di dunia ini.

Jumat, 03 Agustus 2012

dan 10 hari lagi..



tinggal 10 hari lagi dan KKN pun berakhir. 

ada perasaan berat untuk pulang, karena jujur disini betah banget. suasana desa, damai dan ga berisik kaya di kota, temen2 yang amazing (haha).. pokoknya ada kesan tersendiri selama KKN di ciwidey yang dingin.haha
tapi apa boleh buat, perpisahan ya tetap harus ada, walaupun kayaknya bakal kangen banget sama anak-anak yang tiap hari dateng kesini dan membawa keceriaan tersendiri di posko kita. hahaha
yah,, saya hanya tidak ingin menyesali apa yang sudah terjadi, maka dari itu, di sepuluh hari terakhir ini, tuntaskanlah apa yang seharusnya dituntaskan. pokoknya akhirnya harus happy ending.

ingin lebih lama disini sebenarnya, tapi HARUS pulang. aku rindu "rumah".. masih banyak hal yang harus dilakukan, masih hidup, berarti tugas belum tuntas. smoga spirit baru muncul setelah ini dan harus mengejar ketinggalan.


bicara tentang KKN, dapet banyak hikmah banget lah, terutama tentang hubungan manusia dan pola pikir. ah, kalo diceritain disini panjang, dan aku juga ga tau harus mulai darimana. hahaha

tapi yang pasti aku seneng disini, karena banyak pembelajaran yang bisa didapet. jadi penasaran, 10 hari ke depan bakal seperti apa ya,,? :D

Jumat, 13 Juli 2012

selamat ulang tahun jiwa.. 
semoga cita-cita agung itu senantiasa bersemayam dalam hatimu sehingga menjadi energi yang membuatmu terus 'hidup' di hari ini dan seterusnya.. :)

Kamis, 21 Juni 2012

Indahnya Kematian (recommended to read)


Di sela-sela jadwal UAS(yang semoga hasilnya diberikan yang terbaik), ijinkan saya untuk sedikit berbagi.. saat ini saya sedang membaca sebuah buku judulnya Man Shabara Zhafira yang ditulis Ahmad Rifa’i Rif’an. Walaupun buku pinjeman (hehe) tapi isinya bagus banget.. dan entah kenapa, ketika pertama kali memegang buku itu, yang pertama kali kubaca adalah 2 halaman terakhirnya yang judulnya “indahnya kematian”. Bikin jleb juga sih..

Izin share yaaa,,cuma sedikit kok.. :)

Hadiah berharga untuk orang mukmin adalah kematian.”
-HR. Ibnu Abiddunya, Thabrani, dan Hakim-

Petuah klasik mengajarkan, ketika engkau lahir, semua orang tersenyum bahagia melihatmu menagis. Ketika engkau meninggal, buatlah mereka bersedih karena ditinggalkan oleh orang yang mereka cintai, sementara engkau menghadapi ajalmu dengan bahagia. Kita menyadari bahwa kematian bukanlah akhir ‘hidup’ kita. kematian hanyalah garis transisi antara dunia dan alam barzakh. Bagi orang yang selama hidup di dunia telah menunaikan tugas dan amanah Tuhan dengan baik, kematian adalah permulaan untuk menjemput kehidupan yang jauh lebih indah ketimbang hidupnya di dunia. Kematian adalah pintu gerbang untuk memasuki istana megah yang dipersiapkan oleh Allah bagi hamba-Nya yang mengisi hidupnya dengan kesalehan.

Ibarat anak sekolahan, kematian bagaikan momentum kenaikan kelas. Setelah seorang siswa belajar dengan keras, masuk sekolah dengan rajin, mematuhi peraturan sekolah, disiplin mengerjakan tugas, serta mengikuti ujian dengan baik, momentum akhir semester adalah momentum yang indah. Saat itu ia bisa menyaksikan hasil usaha dan kerja kerasnya selama ini. Tentu berbeda dengan siswa yang sering bolos, malas belajar, mengabaikan tugas, serta sering melanggar peraturan sekolah, akhir semester adalah hari yang buruk baginya. Saat itu ia merasakan akibat dari kemalasannya selama ini.

Begitulah kehidupan manusia. Bagi orang yang mengisi hidupnya dengan benar, kematian adalah momentum yang sangat di nanti. Saat itulah amal-amal kebaikan ditampakkan. Bahkan balasannya sudah bisa dinikmati semenjak masih berada di alam kubur. Sambil menanti hari kebangkitan, dia alam barzakh ia dikaruniai nikmat yang belum pernah ia rasakan saat di dunia. Amal kebaikannya berubah menjadi teman dengan rupa menawan yang senantiasa menemaninya hingga kiamat tiba.

Ya, bagi seorang muslim, kematian adalah masa yang dirindukan. Kematian menjadi masa peristirahatan yang nikmat setelah sekian tahun ‘bekerja’ di dunia. Ia tak perlu lagi bersusah-susah mengerjakan sholat, zakat, puasa, haji. Ia tak perlu lagi berpayah-payah mengendalikan nafsunya. Ia tak usah lagi berjuang melawan setan yang merayunya setiap saat. Kematian adalah masa pembebasan dari penjara dunia.

---

Hanya mengingatkan (untuk diri sendiri juga), jika sampai saat ini kita masih ragu untuk berjuang dan berkorban, masih takut dari hal-hal yang seharusnya tidak perlu ditakutkan, masih tersendat dengan seribu alasan dan belenggu pikiran yang kita buat sendiri, satu kesimpulannya:berarti kita tidak yakin dengan pembalasan yang indah itu, yang telah Allah siapkan bagi orang-orang yang memang bersungguh-sungguh mengabdikan diri hanya kepada-Nya. Dan surga SAMA SEKALI TIDAK LAYAK bagi mereka yang menjalani hidupnya dengan leha-leha dan bermalas-malasan tanpa memperjuangkannya.  Karena surga dibayar MAHAL oleh perjuangan, pengorbanan, loyalitas, dan totalitas.

Bahkan jika besok adalah hari kiamat dan di tangan kita ada sebutir biji yg akan kita tanam, tanam lah (hadits nabi). Karena ukuran nilai diri kita di sisi Allah bukan pada buah yang kita hasilkan. Namun bagaimana waktu yang Allah berikan pada kita kita gunakan sebaik-baiknya dalam ibadah pada Allah, husnudzan pada Allah, dan menebar sebanyak-banyak kemanfaatan bagi sesama.

Hidup kita seperti permainan sepakbola. Kita tidak tau, apakah kita akan dimainkan sampai peluit akhir pertandingan. Namun ketika kita sedang dimainkan, berlagalah sebaik-baiknya laksana ksatria yang tengah berlaga. Pantang menyerah, bermain sebaik mungkin dan terus berlari.. niscaya kita akan mendapat bayaran yg tinggi, walau kita keluar lapangan sebelum peluit akhir berbunyi.


Rabu, 23 Mei 2012

belajar dari sisi lain

don't judge book from its cover. ternyata pepatah itu benar adanya. kita ga bisa men-judge orang lain dengan sekali lihat saja, everything happens by reason. everybody acts by reason. sejahat-jahatnya orang, dia pasti punya alasan, ada hal yang melatarbelakangi dia melakukan hal itu; mungkin trauma atas kejadian masa lalu, mungkin pelarian atas hal-hal yang tidak sesuai harapannya, masalah yang tiba2 muncul, bahkan karena rasa penasaran yang tak terpuaskan. ya, semua beralasan.

itulah uniknya manusia. setiap orang terlahir dari latar belakang yang berbeda-beda, dari lingkungan yang berbeda, masa lalu yang berbeda, pengalaman hidup yang berbeda, pendidikan yang berbeda, kepribadian yang berbeda.. smua orang punya keunikannya sendiri2. karena itulah kita memang hidup untuk saling melengkapi. karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan manusia yang lain. ga mungkin kita ga butuh orang lain.

kenapa saya menulis ini? sambil berbagi juga dan mungkin membuka wawasan dan memperluas cara pandang dalam berpikir,, akhir2 ini banyak belajar dari pengalaman orang lain, yang memang bisa mengubah cara pandang saya terhadap orang lain. sebenarnya proses berpikir itu pasti dirasakan oleh setiap orang, dan karena kita tidak bisa membaca pikiran orang lain, maka sering terjadi kesalahpahaman. kita judge orang itu tidak baik, terbatas dari apa yang kita lihat saja, tanpa mencari tahu lebih jauh kenapa dia bisa begitu..

contohnya, seseorang yang kasar, tukang mukulin orang, bisa jadi karena dia kurang mendapat perhatian dari keluarganya.dan itu benar terjadi, saya punya seorang kenalan yang memang keras, dan setelah ditelusuri lebih jauh ternyata dia seperti itu karena memang ada masalah keluarga dan kurang mendapat perhatian dari orangtuanya, terutama ayahnya. akhirnya saya mengerti, ada alasan di balik setiap tindakan.

saya juga punya seorang teman yang sangat cuek, diajak ke hal-hal yang positif terlihat malas dan merasa tidak nyaman, ternyata setelah saya mengajak ngobrol dan cukup nyaman untuk membuat dia bercerita, saya takjub dengan pemikiran-pemikirannya yang luar biasa, daya analisisnya yang hebat, dan kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. ternyata di balik cueknya dia, dia punya potensi yang sangat luar biasa.

tapi ada pula beberapa orang yang terlihat baik, tapi ternyata dia menyimpan pikiran jahat. ada yang banyak tertawa, tapi sebenarnya menyimpan segudang masalah. ada yang bersikap manis, tapi hanya kepura-puraan. terkadang hal-hal seperti itu akan membuat kita berkata "nggak nyangka ya..ternyata......"

bagi saya, ketika saya menemukan kata "nggak nyangka" atau "ternyata" itu....~ (gimana ya rasanya? sulit diungkapkan dengan kata2,haha) yang pasti dari situ saya belajar untuk tidak memandang orang dari satu sisi saja, karena jika kita mencoba melihat dari sisi yang lain, kita akan melihat juga sisi lain dari orang yang kita kenal. karena itulah manusia butuh dimengerti, butuh dimaklumi, butuh apresiasi.. sebenarnya banyak yang bisa kita apresiasi dari orang lain, dari teman kita sendiri, asalkan kita mencoba memandang sisi lain dari dirinya yang selama ini belum kita tahu..

belajar ilmu tentang manusia itu asik, dan ga ada habisnya.. :D
why? because everybody's changing in every single thing and sometimes it fast and unpredictable. 
and so do i :)

Rabu, 07 Maret 2012

setiap mau nulis buat posting ke blog, tulisannya selalu ngegantung ga selesaaaai..
bisa memulai, tapi kadang ga tau mau diakhiri kemana.. akhirnya berhenti. buntu. dan berakhir menjadi sebuah draft yang tidak terselesaikan. aah, menyebalkan!

Senin, 27 Februari 2012

ngalor ngidul (lagi)

akhir2 ini modem ga ada pulsa dan saya jadi jarang OL alias online. duhh,, bukannya gimana gimana ya, tapi kalo ga OL tuh rasanya "ketinggalan". blogspot, twitter, facebook adalah situs yang paling sering saya buka kalo online, kadang buka siak.upi.edu buat liat nilai udah keluar ato belum..haha

banyak inspirasi2 baru dari ol, banyak bacaan menarik, daripada kudu nonton tv yang isinya rata2 pada ga mutu. blog saya lumayan banyak follow beberapa website dan blog n tumblr teman.. dan ngerti kan, kalau ga ol sehari aja tuh kadang saya suka ketinggalam tulisan2 bagus mereka yang menginspirasi..


termasuk blog adik saya yang masih SMP, saya baru tau ternyata dia punya bakat menulis.. yah,,sama seperti saya dulu, masa SMP itu masanya banyak nulis.. entah karena ga punya temen yang bisa banyak diajak curhat atau karena emang lagi hobinya..


bersyukurnya, sekarang saya jadi ketagihan menulis lagi, setelah beberapa lama vacum dan saya ketemu guru bahasa indonesia saya semasa SMP yang udah lama banget nggak ketemu.. temen curhat saya waktu smp, yang ikut melihat perkembangan kematangan diri saya.. thanks a lot to her.. dimanapun berada, smoga sehat selalu, dan keluarganya senantiasa diberkahi.. ya, karena bertemu beliau lagi sekitar 6 bulan lalu, saya jadi kepengen nulis lagi.. :)


wah, jadi ngomongin nulis ya? *baru sadar* ya kalo lagi tulisan curhat gini emang suka ngalor ngidul kemana2 obrolannya, tapi semoga tetep bermanfaat untuk yang baca.hehehe



sebenarnya saya sedang menulis berusaha menyelesaikan.. yahh semacam artikel gitulah buat di post di blog, tentang "hukum". sedikit sensitif memang, tapi cukup menarik buat dibahas, based on true story, pengalaman pribadi saya..hehe

just wait! smoga tulisannya rampung secepatnya.. ;)

Senin, 30 Januari 2012

naik motor sendirian ke luar kota itu.. waw.
bakal kangen. desa sagala herang :)

Senin, 23 Januari 2012

jemput kebahagiaan itu. SEGERA!

kebahagiaan itu akan datang lagi.
walau  terkadang prosesnya tidak semulus yang dibayangkan,
walau hasilnya tidak selalu sesuai harapan,
tapi aku tau betul, kebahagiaan -setidaknya untukku- bukan dilihat dari hasil yang memuaskan, tapi dari PROSES yang memuaskan.

karena "berbagi" adalah hal yang paling membahagiakan yang pernah aku rasakan.
dan rasanya selalu ingin melakukannya, terus, lebih, dan lebih lagi. :)
sumber kebahagiaan jelas-jelas sudah aku temukan ko,
jadi, tunggu apa lagi? 
jemput kebahagiaan itu. SEGERA!

Senin, 09 Januari 2012

2012

2012. bakal jadi tahun yang luar biasa, saya yakin. kalaupun memang biasa saja, saya yang akan menjadikannya luar biasa. paling tidak, bagi diri saya sendiri. :)

Kamis, 29 Desember 2011

wait a moment. i'm not ready at all..

Pengen 2011 segera berakhir. Kalau mem-flashback (hampir) setahun ke belakang, banyak, sangaaaaat banyak yang terjadi (ya iyalah, namanya juga idup). Jatuh bangunnya aku di 2011 ini kerasa banget. pernah ada masa2 onfire dan masa2 paling down sekalipun. LENGKAP. Tapi memang memberikan banyak sekali pelajaran dan hikmah yang berharga.

Berharga. Jadi kepikiran. Yang berharga, belum tentu bermanfaat. Sebaliknya, yang terlihat sepele ternyata bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Berarti tidak semua yang berharga bisa menjadi manfaat. Tergantung penggunaaannya. Oke stop disini intermezonya. Lanjut.

Banyak pekerjaan yang tidak tuntas di 2011 ini.. dan sisanya saya tanggung di akhir tahun ini. Di satu sisi ingin segera meninggalkan 2011 ini, karena ternyata akhirnya tidak terlalu baik. Jika diibaratkan film, saya tidak menikmati endingnya. Tapi di sisi lain, saya belum siap juga beralih ke episode selanjutnya alias saya belum siap bertemu dengan 2012. Saya ga mau merusak episode saya yang selanjutnya hanya karena kurang matang mempersiapkannya. Huft,, *menghela nafas panjang. Ada ga ya, ruang antara 31 desember 2011 dan 1 januari 2012 dimana disitu waktu berhenti dulu? Haha, mulai ngelantur dan imajinasi konyol saya mulai jalan.

Oke. Sudahi saja. Ini lagi ga sehat. Gawat kalau diteruskan. Sampai jumpa.

Pesan buat diri sendiri: pulihkan diri, dan SEGERA buat targetan baru. 2012 harus jadi tahun yang LUAR BIASA.

Ya Allah, kalau bukan kepada-Mu, kepada siapa lagi saya bisa bergantung? Ya muqollibal quluub.. tsabit qolbi ‘ala diniik wa ‘ala thoatik..

Rabu, 21 Desember 2011

my mind di hari wisuda :)

Hari ini hari wisuda. Menyadarkanku -mahasiswi semester 5 di jurusan pendidikan akuntasi UPI- akan banyak hal. Ini sudah semester 5, dan dan waktuku di kampus mungkin tinggal sekitar 1,5 tahun lagi. Waktu berlalu begitu cepat. Dan karena sebentar lagi jadi mahasiswa tingkat akhir, jadi mulai kepikiran tentang skripsi. Haduuh,, belum kebayang..

Terpikir sekitar 2,5 tahun yang lalu, waktu masih jadi mahasiswa baru, aku excited banget sama kuliah. Apalagi aku memang suka akuntansi sewaktu masih duduk di bangku SMA. Tapi entah kenapa aku sekarang merasa dibohongi. Haha. Kenapa? Karena dulu ketika belajar akuntansi di SMA, semuanya terasa begitu mudah sehingga aku menyukai mata pelajaran itu. Apalagi cara mengajar guruku juga mengasyikkan dan mudah dimengerti sehingga mudah bagiku menyukai akuntansi hingga akhirnya aku memutuskan untuk mengambil jurusan pendidikan akuntansi. Dan kenapa pendidikan? Jujur awalnya aku ga mau jadi guru. Aku pilih yang pendidikan karena katanya profesinya bisa 2, aku tetep bisa jadi akuntan atau guru. Tergantung mau pilih yang mana. Tapi ternyata, di semester 3, aku pindah haluan. Entah kenapa, bisikan2 untuk menjadi guru muncul. Latar belakangnya simpel, aku sangat suka mengajar. Mengajar memberikan kita kesempatan untuk memberi lebih banyak kepada orang lain. Poin plusnya lagi, kita tidak hanya berbagi materi akuntansi, tapi juga nilai2 kehidupan yang bisa diberikan pada murid2 kita kelak. Apalagi melihat generasi jaman sekarang, hatiku tergerak untuk berniat memperbaiki moral2 mereka..

Tapi makin kesini, seperti yang kukatakan tadi, aku merasa dibohongi (asalnya kan mau ngomongin ini, kenapa melencengnya jauh sekali ya?). Alasannya sedikit konyol. Ternyata akuntansi yang aku pelajari di SMA barulah sebagian kecil dari mata kuliah akuntansi yang harus saya (kdang aku, kadang saya,tidak konsisten.ckck) kontrak. Jurusan saya membagi ilmu akuntansi yang harus dipelajari menjadi 6 tingkat. Akuntansi Keuangan Dasar(AKD) 1, AKD 2, Akuntansi Keungan Menengah(AKM) 1, AKM 2, Akuntansi Keuangan Lanjutan(AKL) 1, dan AKL 2. Dan kalian tau? Yang kupelajari di SMA itu baru termasuk AKD 1. Sisanya? Silakan anda pikirkan sendiri. Saya hanya bisa menguasai materi akuntansi hanya sampai AKD 2, yang lainnya wassalam deh. Yah,, ini mungkin curhat karena sedang jenuh dengan masa2 kuliah. Benar2 jenuh sampe masuk kuliah cuma buat absen doang, tapi dosen ga didengerin. Haduuuh...

Dan hal yang lebih mengejutkan lagi adalah saya malah pengen masuk jurusan PPB. Di tahun ke-3 saya tiba2 ingin pindah haluan ke jurusan PPB! Ckckck.. kadang saya juga suka ga ngerti sama pikiran saya sendiri. Haha.. alasannya? Mungkin karena aku tipe pengamat dan suka memperhatikan orang lain, jadi kayaknya asik aja mempelajari kepribadian orang. Mungkin psikologi juga menarik, tapi psikologi lebih ke analisis dari alat tes yang dicobakan ke klien, sedangkan PPB lebih kepada konselingnya yang sifatnya face to face dan konselor cenderung mendengarkan. 

Ngomong2 soal mendengar, aku orang yang sangat suka mendengarkan orang lain. Mendengar itu asik, aku bisa tau banyak hal baru dan banyak mendengar cerita pengalaman orang lain. Orang lain mungkin jenuh mendengarkan orang lama2, tapi buatku, hal itu sangat menyenangkan. Bahkan mendengar kerapkali menjadi refreshing buat otakku. Jadi adil kan? Orang lain dengan curhat dia akan merasa lebih baik, sedangkan aku, dengan mendengar aku menjadi merasa nyaman. Simbiosis mutualisme. Jadi yang saya lakukan kalau lagi stres adalah kabur ke orang yang biasanya banyak cerita dan aku dengerin sepuasnya. Haha. Menyenangkan sekali :D

Btw, ini topiknya menclok2 ya? Oke, kembali ke topik wisuda. Mau dikit di share ah tentang beberapa hal yang aku pikirkan kalau ngeliat orang wisuda..

Pertama, kalau lagi musim wisuda gini pasti ada orang yang nanya, “kabita wisuda ga?”. Atau kalo aku ngasih selamat ke yang wisuda, pasti dibilangnya “sok geura nyusul”. Kadang jadi suka mikir, dibilang mau cepet2 lulus juga ga mau juga sih.. udah terlanjur enjoy juga sama kehidupan kuliah walaupun kadang jenuh (atau takut menghadapi kehidupan setelah lulus?).. Dunia perkuliahan banyak memberikan banyak pelajaran buatku. Terutama bagaimana seorang guru itu bukan hanya mengajarkan mata pelajaran saja, tapi dia harus menjadi PENDIDIK. Sayangnya, sedikit sekali guru2 sekarang yang juga berperan sebagai seorang pendidik. Semoga kelak saya bisa menjadi seorang pendidik bagi murid2 saya kelak. Amiin.. Selain itu, banyak pula ilmu yang saya dapat dari himpunan. Saya banyak belajar bagaimana bekerjasama dengan orang lain, belajar mengerti sifat orang lain, belajar peduli dengan orang lain, belajar bertanggungjawab terhadap amanah, termasuk belajar bagaimana mengembangkan potensi diri. Banyak yang mengesankan dari kehidupan kuliah yang sulit untuk ditinggalkan..

Kedua, jadi mikir nanti abis lulus mau ngapain? Tadi ngobrol sama temen, katanya wisuda itu senengnya cuma 1 hari, abis itu pusing nyari kerjaan. Begitukah? Tapi jadi kepikiran juga sih.. abis wisuda mau ngapain. Kerjakah? Ngajarkah? Berhubung aku bukan tipe orang yang suka merencanakan sesuatu secara detail, soal kerjaan kayaknya let it flow aja. Toh yang aku kejar bukan materi. Ada “kesuksesan” lain yang mesti diraih dari sekedar meraih segepok uang. Jadi nggak terlalu khawatir soal kerjaan. Hehehe..

Ketiga, ini rada konyol sih,, kenapa cewe2 kalo wisuda mesti dandan dan pake kebaya? Udah kaya mau nikahan aja.. udah gitu, kebayanya ketutupan toga, jadi kan percuma ga keliatan bajunya jugaa.. hahaha.. “itu kan hari spesial na..” temenku seringkali berkomentar. Hehe, ga apa2 sih, tapi buat aku, ngebayangin pake toganya aja udah gerah, gimana kalo ditambah kebaya dan samping? Aduh ampun deh.. boleh ga ya kalo nanti ga ikutan wisuda?? Hahaha.. “nanti ga asik atuh, ga ada kenangannya, ga ada foto wisudanya..” lagi2 temanku berkomentar. Oke, kita sudahi saja ya, topik yang ini ngalor ngidul sekali. :P
Udahan deh kayaknya, kayaknya yang ada di kepala udah keluar semua (ngeliatin otak). Smoga ada yang bisa diambil dari tulisanku kali ini. Tetap semangat semuanya. Sudah akhir tahun, tidak ada kata terlambat untuk membuat tahun 2011 ini lebih berkesan dan bermakna. :)

Oh iya, jadi inget, kemarin ada temenku yang cerita lewat telepon, ngeluh karena tugas kuliahnya banyak banget. aku bilang, ingat bahwa Allah ga akan memberi ujian di luar batas kemampuan kita. Nikmati saja prosesnya, ini pembinaan dari Allah buat kamu.. kuncinya, selalu positif thinking sama ujian yang Allah kasih buat kita, bukan malah dikeluhkan.. buat diri sendiri juga sih.. :)

Selasa, 13 Desember 2011

bayanganmu tak akan menyakitimu

"kurasa aku harus mendukungnya," kataku serak.
"memang."
"itu nggak gampang. karena aku akan terus dibayangi ketakutanku."
"bayanganmu nggak akan menyakitimu," Lintang berfilsafat. Aku tertawa.
-kutipan novel Being 17

Sabtu, 15 Oktober 2011

berbenah

Ini lagi kenapa deeeeh.. udah lama pengen posting sebenarnya, tapi asa pikiran lagi semrawut gini.. kalo gini caranya berasa pengen nenggelamin diri ke tanah tau nggak, ato nggak minimal pengen buang otak. (haha.. buang nyawa aja sekalian! Astagfirullah.. :P )

Kmaren sempet jenuh banget sama akademik. Sebenarnya ga jenuh2 juga sih,, klo kuliahnya mah seneng2 aja, ngedengerin dosen mendongeng (loh?), tapi kalo udah ngerjain tugas, udah lah ini mah, angkat tangan. Asa enek pisan ama tugas.

Intinya sih sebenarnya, ga bisa FOKUS. Entah kenapa akhir2 ini banyak pikiran yang menggerayangi (ini bahasa apa ya?) otakku. Makanya ngaruh ke kegiatan sehari-hari yang jadinya kepinginnya ga ngerjain apa-apa, cuma ngedengerin, ato minimal duduk santai sambil baca buku. Eh, novel. Hehe

Jadi ceritanya, setiap mau ngerjain tugas, (udah buka buku nih,) terus tiba2 ada aja kepikiran masalah yang tiba2 nyantol (kayaknya dia minta segera diselesein), jadinya mood ngerjain tugasnya langsung ilang. Tugas nggak jadi dikerjain, dan aku jadi stress sendiri. Hahaha. I think i gonna be crazy. Oh no! (tuh kan ngelantur)

Dan hal ini menyiksa saya selama lebih dari seminggu. Hemmmmm banget kan?!
Saat ini, masih menata hal-hal yang perlu diperbaiki dan dibenahi, tentu hal yang pertama dilakukan adalah mengevaluasi diri sendiri. Ga bisa nyalahin orang lain, ga bisa nuntut sama keadaan, selama kesalahan itu ternyata bersumber dari diri kita.

Smangat. Masih banyak amanah menanti. Bulan qurban, bulan pengorbanan.

Kalau Habil putra Adam a.s. mengurbankan yang terbaik miliknya, maka akupun harus begitu. Karena pada hakikatnya semua yang aku miliki adalah milik Allah yang sewaktu-waktu bisa diambil jika aku tidak bersyukur atas pemberian-Nya..

“Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun.” (QS. 64:17)


Give your best. Be great for what you dedicate for.

Senin, 05 September 2011

yey!hari pertama kuliah lagi! :D

semester 5! :D
ya ampuun,, kalo inget sekarang udah tingkat 3 rasanya mau gorok leher deh #eh. ga kerasa bangetlah, asa baru kemarin lulus SNMPTN..haha
2 taun lagi lulus, dan saya masih sama sekali belum kepikiran soal skripsi. baca2 skripsi aja belom pernah. hadeuuuuh.. tobat naaa.... -__-
sebenarnya ga pengen cepet2 lulus juga sih, sayang, pengen cari pengalaman banyak2 di kampus, pengen cetak prestasi yang banyak di kampus, daripada cepet lulus tapi ga dapet apa-apa. hmm..
pilihan ada di tangan diri sendiri sih, mau diapain dua taun yang tersisanya.
tapi kalau inget tugas kuliah yang seabreg-abreg sih biasanya jadi pengen cepet2 lulus dan segera hengkang dari kampus. hahaha
nikmati sajalah.. cintai prosesnya :)
biasanya jalan yang berliku, akan lebih berkesan dibanding jalan yang mulus-mulus aja..
kerasa kalo lagi naik gunung, jalan yang terjal, licin dan becek parah, yang banyak semak belukarnya, sampe sekarang masih lebih berkesan daripada jalan yang mulus2 aja, karena ada kepuasan setelah melewatinya dengan susah payah.
sesuatu yang indah itu, hadiah dari kerasnya perjuangan kita.
kalo ngerjain skripsi sampe jumpalitan, begadang, korban waktu-uang-tenaga, tapi hasilnya manis toh? wisuda. kayak semua bebannya terbayar di hari itu. (mungkin. soalnya belum pernah ngerasain.hehe)
tapi ternyata, hidup tidak berakhir setelah wisuda. karena ternyata kehidupan di luar lebih keras dari kehidupan kuliah kita (katanya). hohohohoho... #ketawa jahat
udah ah, jadi ngelantur.
yang pasti welcome my 5th semester! be nice yaaaaa.. (meskipun saya tahu, tantangannya pasti ga akan mudah) and be strong to myself ^^

Kamis, 01 September 2011

Ketika hamba chatting dengan Tuhan

ga tahan pengen ngerepost ini, abis isinya bagus bangeeeet...
check this out :D


BUZZ...

TUHAN :
Kamu memanggilKu ?



AKU :
Memanggil-Mu? Tidak.. Ini siapa ya?

TUHAN :
Ini TUHAN. Aku mendengar doamu.
Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.


AKU :
Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik.
Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.

TUHAN :
Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.

AKU :
Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.
Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.

TUHAN :
Benar sekali. Aktivitas memberimu kesibukan. Tapi produktivitas memberimu hasil.
Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.

AKU :
Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya.
Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.

TUHAN :
Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk.
Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.

AKU :
OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?

TUHAN :
Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisalah yang membuatnya jadi rumit.

AKU :
Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?

TUHAN :
Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.
Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu.
Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.

AKU :
Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.

TUHAN :
Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.

AKU :
Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.

TUHAN :
Rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.

AKU :
Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?

TUHAN :
Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api.
Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita.
Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.

AKU :
Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?

TUHAN :
Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.
Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.

AKU :
Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu?
Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?

TUHAN :
Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental.
Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.

AKU :
Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah…

TUHAN :

Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah.

Lihatlah ke dalam.
Melihat ke luar, kamu bermimpi.
Melihat ke dalam, kamu terjaga.
Mata memberimu penglihatan.
Hati memberimu arah.

AKU :
Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita.
Apa yang dapat saya lakukan?

TUHAN :
Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.
Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri.
Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada
mengetahui bahwa kau sedang berjalan.
Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.

AKU :
Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?

TUHAN :
Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan.
Selalu hitung yang harus kau syukuri,
jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.

AKU :
Apa yang menarik dari manusia?

TUHAN :
Jika menderita, mereka bertanya "Mengapa harus aku?".
Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya "Mengapa harus aku?"

AKU :
Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?

TUHAN :
Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu.
Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu.
Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.

AKU :
Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?

TUHAN :
Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.
Peganglah saat ini dengan keyakinan.
Siapkan masa depan tanpa rasa takut.

AKU :
Pertanyaan terakhir, Tuhan.
Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.

TUHAN :
Tidak ada doa yang tidak dijawab.
Seringkali jawabannya adalah TIDAK.

AKU :
Terima kasih Tuhan atas chatting yang
indah ini.

TUHAN :
Oke.
Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut.
Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.
Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.

………TUHAN has signed out


sumber : http://www.gallerydunia.com/2011/07/ketika-hamba-chatting-dengan-tuhan.html

Selasa, 23 Agustus 2011

ramadhannya mau abis.. :(

sekarang sudah hari ke 23, dan rasanya sediiiih banget. cemas, karena ramadhannya udah mau berakhir.
mungkin tanggal segini orang2 udah pada siap-siap buat lebaran, mulai hunting baju baru, bikin kue, dan semacamnya, tapi saya boro2 mikirin lebaran, saat ini rasanya beraaaat banget ninggalin Ramadhan..
sebenarnya maknanya bisa ambigu sih,

kemungkinan pertama : Ramadhannya sukses dan banyak hikmah yang bisa diambil selama ramadhan, target tercapai, jadi sangat-sangat menikmati suasana ramadhan sehingga ga mau lepas dari ramadhan dan pastinya, berharap untuk ketemu ramadhan tahun depan. sehingga wajar, jika berat meninggalkan ramadhan.

kemungkinan kedua : kebalikan dari yang pertama, ramadhannya tidak sesuai yang diharapkan, target belum tercapai, sehingga berharap ramadhannya jangan dulu berakhir, karena belum menggunakan waktu yang tersedia dengan optimal.

sebenarnya, hidup itu ada fasenya. kita tahu bahwa ramadhan bulan pembinaan, bulan pembakaran, bulan dimana potensi kita -seharusnya- dikerahkan dengan maksimal. dan setelah bulan ini, jika kita berhasil membina diri selama ramadhan, kita akan siap menjemput kemenangan kita di idul fitri dan menjadi meningkat di syawal.

jadi sebenarnya kemungkinan yang kedua rada keliru juga sih.. justru orang yang 'berhasil' di ramadhan, akan menantikan datangnya kemenangan itu. kalau kemungkinan kedua terjadi, berarti dia belum bisa mengatur waktunya dengan baik sehingga 30 hari yang dilaluinya dirasa tidak cukup. padahal Allah telah mencukupkan 30 hari itu untuk kita membina diri, sehingga jika kita tidak berhasil, kesalahan tentulah datang dari diri kita.

"orang yang berhasil di Ramadhan, ia akan siap menjemput kemenangan itu.."

sudah saatnya merefleksi diri, sudahkah saya pantas menjemput kemenangan itu.. kalau belum, masih bisa berupaya di 7 hari ke depan..

wallahu 'alam.
smoga bermanfaat.
smoga sisa Ramadhannya bisa dimanfaatkan dengan baik. :)

Sabtu, 20 Agustus 2011

aku, di hari ke-20

Akhir-akhir ini banyak berpikir.. tentang hidup, tentang diri, tentang perubahan. Ya, aku berubah. Setidaknya begitu yang aku rasakan, walaupun orang-orang mungkin tak melihat perubahannya.. Ada banyak hal yang dituntut untuk segera diselesaikan, dan ini membuat otak berpikir keras, bagaimana caranya agar amanah bisa tunai dalam waktu yang sudah ditargetkan.

Ramadhan udah masuk hari ke-20, dan masih banyak hal yang belum bisa optimal dalam menjalankannya. Waktu semakin sempit dan saat ini saya dituntut untuk bisa memanage waktu dengan baik, memanfaatkan setiap harinya, setiap jamnya, bahkan mungkin tiap menitnya agar target yang sudah dibuat di awal Ramadhan bisa tercapai. GA MAU TAU, harus tercapai. Dan hingga detik ini, saya masih mengupayakannya. Yang penting ga berhenti buat mencoba, dan ga pernah berpikir untuk mencoba berhenti. Bagaimanapun, ini adalah jalan yang telah saya pilih, dan saya bertanggungjawab atasnya. 

Inilah proses menuju kedewasaan, dimana tanggungjawab adalah hal mutlak yang harus dimiliki. Ingat, ini bukan perkara main-main. Ini menyangkut nasibku setelah mati. RUGI, kalau cuma mikirin dunia, rugi kalau mati tanpa karya, tanpa prestasi yang bisa diakui. 

Ramadhan kali inipun, ga ada yang bisa menjamin bahwa ini bukan yang terakhir bagi saya. Mungkin kita bisa minta ke Allah, minta dipanjangkan umur kita, minta dipertemukan lagi dengan Ramadhan tahun depan, tapi ketika Dia sudah berkehendak, tidak ada yang bisa menundanya atau mempercepatnya. Umur kita ga ada yang tau, itu sudah menjadi rahasia Allah yang sudah ditentukanNya.

Maka dari itu,, jangan pernah sia-siakan waktu, jangan pernah sia-siakan kesempatan yang datang kepada kita, karena bisa jadi, itu adalah kesempatan terakhir kita. 

*masih berupaya