Kamis, 14 Maret 2013

ibadah (bukan) merupakan kewajiban


tulisan ini sebetulnya tulisan lama.. ditulis april 2012, tapi entah kenapa pengen aku pindahin ke blog, sambil berbagi pemikiran.. :) 
awalnya bingung mau dijudulin apa, tapi entah kenapa judul itu yang keluar, sengaja, biar sedikit kontroversial.hahaha *jadi penasaran pengen baca kan? :P

sebelumnya, tolong jangan baca tulisan ini sebagai tulisanku, tapi bacalah seolah-olah itu dirimu.. karena kita terlahir sama, yaitu sebagai seorang manusia.. :)

***
dulu aku sering berpikir, kenapa aku diciptakan? dan kenapa aku tercipta sebagai seorang manusia?
aku melihat pohon, mengapa aku tidak diciptakan menjadi pohon?
aku mengamati burung, mengapa aku bukan burung ketika aku lahir?
aku mengamati hujan, terbersit dalam benakku, bagaimana rasanya menjadi air hujan?
lalu kudapati diriku sebagai seorang manusia.. kenapa manusia?

jadi manusia itu memusingkan! banyak urusan, banyak masalah.. bahkan dalam al-Qur'an pun malaikat mengatakan bahwa manusia adalah makhluk yang sering membuat kerusakan di muka bumi (QS. 2:30).. 
manusia itu amanahnya berat, bahkan langit, bumi, gunung pun tak sanggup menanggung amanah itu (QS. 33:72).. 
lalu kenapa aku harus menjadi seorang manusia??


aku lalu masuk ke dalam renungan yang sangat dalam..

ternyata.. setelah kupikir lagi.. aku bersyukur terlahir ke dunia sebagai seorang manusia.. manusia adalah makhluk yang Allah ciptakan paling sempurna (QS. 95:4).
bukankah itu sebuah penghargaan yang Agung? maanusia terlahir dengan berbagai macam potensi, bahkan manusia dikaruniai akal - yang tidak dimiliki makhluk Allah yang lain bahkan malaikat sekalipun. manusia diagungkan dan dimuliakan, diangkat derajatnya dari makhluk yang tadinya hina.. segala yang ada di langit dan di bumi, Allah peruntukkan untuk manusia..

di titik ini aku tersadar, ternyata menjadi manusia adalah sebuah kehormatan.. karena diciptakan dengan bentuk yang paling baik, diberi potensi dan akal. tidak semua makhluk lho diberi keistimewaan ini.. bahkan malaikat sekalipun :)


lalu untuk apa semua ini?? semua fasilitas yang Allah berikan lantas untuk apa? kehidupan ini, lahirnya diri ini, untuk apa?
Allah menjawabnya dalam firmannya "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.(QS 51:56), ternyata diriku adalah seorang abid, seorang hamba yang diciptakan dengan tujuan untuk mengabdi kepada-Nya..

awalnya aku bertanya-tanya, untuk apa aku mengabdikan diriku pada Allah? bukankah Allah sudah punya segalanya? kukira aku tak perlu melakukan apa-apa lagi untuk-Nya..
tapi kemudian aku merenung lagi.. betapa beruntungnya aku terlahir sebagai seorang manusia.. 
   begitu baiknya Allah memberikan banyak sekali nikmat-Nya kepadaku.. 
   diri ini milik Allah, harta ini milik Allah, hati dan jiwa ini milik Allah.. 
   segalanya milik Allah.. aku tanpanya bukan apa-apa.. 
   bukan kuasaku menggerakkan tangan ini.. 
   bukan kuasaku membuat jantung ini terus berdetak.. 
   bukan kuasaku untuk membuat darah di dalam tubuh ini terus mengalir..
   bahkan jika bukan atas kuasa-Nya, tak mungkin mata ini dapat berkedip.. 
betapa lemahnya aku tanpa Allah.. aku tak punya kuasa apapun bahkan atas diriku sendiri.. semuanya betul-betul terjadi karena kuasa-Nya.. manusia tidak memiliki daya upaya apapun kecuali tanpa izin-Nya..

karena itulah, aku patut berterima kasih dan bersyukur pada Allah atas hal itu.. jadi -seharusnya- ibadah itu jangan kita sikapi sebagai suruhan Allah kepada kita (nanti jadi beban), tapi sikapi ibadah sebagai wujud syukur dan terima kasih kita atas apa-apa yang telah Allah beri.. 

sangat tidak pantas ketika kita sadar atas nikmat yang Allah beri, tapi kita tidak mensyukurinya.. Allah memang tidak butuh ungkapan rasa "terima kasih" itu, tapi sebagai makhluk yang dulunya bukan apa-apa, bahkan tidak ada, lalu kita diciptakan dan dipelihara oleh-Nya hingga menjadi sebesar ini, secerdas ini, setangguh ini, karena Allah yang memelihara kita..
orang tua hanya sebagai perantara dan mereka tidak berkuasa sedikitpun untuk menjadikan fisik ini berkembang sesempurna ini..

jadi, kukira SANGAT PANTAS apabila kita mengabdi pada-Nya, sebagai wujud syukur atas semua nikmat yang telah Allah berikan hingga detik ini..

dan syukur, tidak hanya diwujudkan dengan ucapan "alhamdulillah" saja.. tapi ada bukti nyatanya, yaitu KARYA. karya yang kita dedikasikan sebagai bentuk pengabdian kita kepada-Nya.. layaknya cinta, yang tidak cukup hanya diucapkan di bibir, tapi juga menuntut bukti dan pengorbanan..

terima kasih ya Allah, telah melahirkanku ke dunia.. terima kasih telah memelihara aku hingga seperti sekarang ini.. nikmat dari-Mu takkan pernah terhitung, apalagi terbalas olehku.. 
aku hanya bisa membalas dengan syukurku, dengan ikhtiarku yang tidak seberapa..
tapi ya Rabb, betapa baiknya Engkau, bahkan bagi orang-orang yang bersyukur, yang mengabdikan dirinya dengan ikhlas kepada-Mu, Kau balas dengan syurga.. betapa luas kasih sayang-Mu ya Rabb..
abdiku seumur hidup pada-Mu bahkan tidak bisa dibandingkan dengan besarnya nikmat-Mu, tapi Engkau menjanjikan kebahagiaan dunia akhirat bagi mereka yang mengorbankan harta dan jiwanya demi Engkau. sungguh luas kemurahan hati-Mu ya Ilahi..
sujudku pada-Mu ya Rabb.. semoga diri yang hina ini kelak mendapat tempat terbaik di sisi-Mu, bersama orang-orang yang kucintai..


Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal shaleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan,
Kekal mereka di dalamnya; sebagai janji Allah yang benar. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik.

Inilah ciptaan Allah, maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan (mu) selain Allah sebenarnya orang-orang yang dzalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata.

Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barang siapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". 
(QS. 31 : 9-12)


Sabtu, 09 Maret 2013

renungan di tahun terakhir menjadi mahasiswa


"Tetap semangat, jangan lulus tepat waktu, tapi lulus di waktu yang tepat. Tepat perencanaan, tepat kondisi dan situasi..
Semoga jadi amal shaleh kuliahnya.. Amin"

sebait nasehat dari komentar seseorang yang berkunjung ke blogku. komentarnya sudah lama sekali, tapi ketika sekarang kubaca lagi, meninggalkan sedikit renungan untukku yang sudah tingkat akhir ini. ga kerasa, udah semester 8 lagi..

jadi merenung.. di kalimat terakhir: "Semoga jadi amal shaleh kuliahnya.."

pertanyaannya: 
apakah selama ini kuliah saya sudah Allah nilai sebagai amal shaleh?

waktuku hanya tinggal beberapa bulan lagi (kalau lulus agustus 2013) dan saya tidak ingin 4 tahun saya di universitas menjadi sia-sia, tidak bernilai apapun di hadapan Allah. mungkin iya, ada sedikit penyesalan karena sering menyia-nyiakan kesempatan yang Allah berikan, tapi semoga di tahun terakhir ini semuanya bisa diperbaiki..

Ya Allah, maafkan.. hamba-Mu ini lalai lagi..
semoga kesempatan itu masih ada..

Jumat, 16 November 2012

kita ga pernah tau,, inspirasi, peluang, keyakinan, dan sesuatu yang menggerakkan itu datang di buku keberapa yang kita baca, di pertemuan keberapa yang kita hadiri, di nasihat keberapa yang kita dengarkan, di komunitas keberapa yang kita ikuti, di tempat keberapa yang kita singgahi, di orang keberapa yang kita temui, di doa yang keberapa kita baru dapet jawaban..
dan kita juga ga tahu, setelah kegagalan yang keberapa kita akan sukses. 
jadi, lanjutkan saja.. habiskan masing2 jatahnya sampai Allah kasih apa yang benar2 kita butuhkan.
ga akan ada yang sia2 selama kita mensyukurinya..

Rabu, 07 November 2012

hadiah


ini hadiah. hadiah untuk seseorang yang bertambah usianya hari ini.

aku tidak bisa memberikan banyak, tapi aku tahu, dia senang membaca, apalagi membaca tulisan seseorang yang orang lain buat untuknya.. seperti aku, yang selalu senang dan terinspirasi setiap membaca tulisannya.

dia istimewa. terlalu banyak ekspresi dalam raut mukanya. dan setiap ekpresinya menyimpan sejuta perasaan yang tak bisa kutebak apa itu. begitupun bahasa tubuhnya. rasanya seperti membaca apa yang tidak bisa dibaca. haha misterius :)

belum jika aku membaca tulisannya, banyak sekali kode di dalamnya, haha.. satu kalimat yang dia sampaikan di tumblrnya, menyimpan banyak makna yang terkadang aku harus berpikir keras untuk mengerti maksudnya.. begitupun ketika aku membaca ceritanya, selalu ada "pesan" dibalik segala hal yang dia ceritakan di sana..

dia istimewa, karena dia bisa menyampaikan rasa sayang dalam setiap kekesalannya.
dia bisa menyelipkan kepedulian dibalik kecerewetannya.
dia menunjukkan banyak harapan dalam setiap tangisnya.
dan dia tahu bagaimana caranya memuji, tapi tidak membuat yang dia puji menjadi tinggi hati.
dia istimewa, dengan segala kesederhanannya..
tak banyak yang aku tahu tentang dirinya, mungkin apa yang aku tulis sebelumnya pun tidak sepenuhnya benar, tapi aku selalu menunggu hal apa yang bisa dia bagikan kepadaku. lewat tulisannya, lewat perkataannya, bahkan lewat diamnya.

happy birthday, my dear Millah Fatimah..
terima kasih selalu menjadi teman berbagi yang menyenangkan, bersyukur Allah mempertemukan kita dalam ikatan yang diridhoi-Nya.. semoga persaudaraan ini dapat membawa kita kelak ke syurga-Nya ya..
terima kasih untuk setiap bait kalimat yang kau tulis baik di tumblr,twittet,maupun kau kirim langsung via sms,kadang menampar,kadang menyejukkan.. tapi caramu selalu tepat untukku..
semoga cintamu kepada Allah semakin besar, dan Allah semakin mencintaimu..
semoga selalu bisa menjadi cahaya bagi keluargamu, saudara-saudaramu, sahabat-sahabatmu, teman-temanmu, dan lingkunganmu..
selamat melanjutkan perjalanan hidupmu kawan, mengumpulkan sedikit demi sedikit bekal untuk tempat tujuan terakhir kelak..
barakallah..

Minggu, 04 November 2012

oh semester 7...


Semester tujuh. Ya Allah, waktu berjalan cepat sekali.. Tanpa terasa udah tingkat akhir di kuliah.. Jujur, rasanya saat ini adalah muak. Rasanya pengen cepet2 lulus!hahaha

semester 6 kemarin sempet frustasi dan bener2 udah di titik jenuh, tapi ternyata semester 7 jauh lebih menjemukan. ada kakak tingkat yang bilang, "setelah KKN mah ntar semangat lagi geura, soalnya lama di tempat KKN, jadinya kangen kuliah.." tapi ternyata itu tidak terjadi pada saya.hahaha

cukup banyak tekanan di semester ini, dan tantangan yang dihadapi lebih banyak dan lebih berat. ibarat naik gunung, makin mendekati puncak, makin berat medannya, makin curam tanjakannya, makin tipis tekanan udaranya, sementara tenaga dan perbekalan kita sudah hampir habis. malah kadang harus merangkak untuk nyampe puncak. and so does my feeling. haha

banyak banget tugas di semester ini, dan tugasnya presentasi semua, yang berarti kita harus benar2 mengerti dan belajar sendiri tentang materinya, dosen hanya mengoreksi atau menambahkan (ya iyalah, masa iya kudu disuapin terus). daaaan bonus di semester ini, hampir semua tugasnya sumbernya dari text book bahasa inggris.. huaaaaa.. *kalo novel bahasa inggris sih hayu.. hahaha *ngelus2 nover Maximum Ride :P

hampir tiap hari begadang buat ngerjain makalahnya satu demi satu, kerja kelompok, dalam kondisi jiwa udah jenuh, sumpah ini ga mudah buat dijalani.. dan sejujurnya, ini juga mengganggu aktivitas saya yang lain.. huhu.. Ya Allah, tolong beri jalan..

lelah? ya. tapi teringat perkataan seorang teman saya, lelah itu bukan berarti lemah, tapi lelah itu menandakan kita telah jauh berlalu dan dekat dengan tujuan kita. fiuh,, mendengar hal ini rasanya seperti dapet air minum dingin di tengah2 padang pasir..hehe 

hold on. bertahanlah sebentar lagi, garis finish hampir sampai.. kalau berhenti sekarang, perjuanganmu selama ini akan sia-sia.. selesaikan apa yang telah dimulai..
tetap bergantung sama Allah, karena sumber kekuatan hanya dari Allah.. cintai prosesnya, ini proses untuk mematangkanmu, Na.. bersikaplah dengan tepat dan serahkan semua pada Allah.. :)

Rabu, 17 Oktober 2012

secuplik hikmah di pagi ini


hari ini yang harusnya full kuliah dari jam 9.40 sampai jam 15.30 mendadak dapet jarkom tadi malem kalo ga ada kuliah. so this morning feels like sunday. hahaha. banyak waktu untuk menjelajahi dunia maya and i got so many inspiration. :D

kunci kebahagiaan dan ketenangan itu sebetulnya rasa syukur. sebelum mengeluh, bersyukur dulu. cari hal apapun itu, sekecil apapun itu, untuk kita syukuri. kalau perlu ditulis. it will help you a lot. :)
kalau aku sih udah membiasakan menulis "buku syukur", awalnya gara2 dikasih PR sepulang training, tapi dipikir2, jadi kebutuhan juga, soalnya kalo ngeliat deretan kalimat syukur, jadi asa ga pantes mau ngeluh juga. rasanya ga tau diri, udah dikasih nikmat segitu banyaknya sama Allah tapi yang bisa dilakukan hanya mengeluh. ditambah lagi, bersyukur itu menjadi magnet bagi rezeki agar berdatangan kepada kita. kan Allah sendiri yang bilang, barangsiapa yang bersyukur, maka akan Allah tambahkan lagi nikmat kepadanya (QS. 14:7). :)
jadi, kalau mau mengeluh, tanyakan dulu pada diri sendiri, pantaskah aku mengeluh? padahal Allah udah memberi sejuta hal yang bisa kita syukuri hari ini.

terima kasih untuk seorang teman yang memberi inspirasi di pagi ini. aku turut belajar dari masalahmu. makasih untuk curhatannya yaa.. smoga Allah cepat kasih solusi untuk masalahmu. 
jadi teringatkan kembali, bahwa dibalik semuanya pasti ada hikmah. Allah ingin kita memahami sesuatu dari masalah yang ada. karena kadang sebuah "pelajaran" itu mahal harganya. tapi Allah ga akan membebani seseorang di luar batas kemampuannya. dan Allah ngasih masalah selalu sepaket dengan solusinya. ^_^

selamat beraktivitas di hari ini, semoga keberkahan selalu mengiringi tiap langkah kaki kita. dan ridho Allah selalu mendampingi kita.
bismillah.. laa haulaa wa laa quwwata illa billah..

Senin, 17 September 2012

tentang ruang hati, yang tak boleh dibiarkan kosong

hampir tengah malam, tiba-tiba tersadarkan akan sesuatu. 
bahwa tiap-tiap diri kita memiliki suatu ruang di dalam hati, yang tidak boleh kosong, dan tidak bisa tergantikan oleh apapun.
ruang hati yang jika kita biarkan kosong, akan memberikan kehidupan yang hampa bagi orang yang bersangkutan.

sehebat apapun seseorang, ia tidak akan berarti apa-apa tanpa Rabb-Nya.
begitu banyak orang yang sukses (menurut dirinya), merasa melakukan hal hebat (menurut dirinya), merasa dirinya berarti bagi orang lain (lagi-lagi menurut dirinya), semua itu tidak berarti apa-apa jika apa yang ia lakukan tidak dalam rangka mengabdikan diri kepada penciptanya.

mungkin beberapa dari kita pernah merasakan, ada kepuasan yang berbeda jika kita melakukan sesuatu karena Allah. 
ada yang bilang, bahagia adalah ketika kita bisa membahagiakan orang lain. ya, betul sekali. tapi akan jauuuh lebih bahagia jika kita menyelipkan Allah dalam niat mulia itu. ada Allah dalam setiap pekerjaan kita dan itu semua kita lakukan karena-Nya. dan kita tahu, bagaimana kesudahan orang-orang yang hidupnya jauh dari Allah.

kalau tidak percaya, coba saja bantu teman kita yang sedang "tersesat", kita tuntun dia untuk menemukan siapa dirinya, siapa penciptanya, dan bantu dia untuk menemukan Allah. hal itu, jauh lebih membahagiakan daripada apapun yang ada di dunia ini.

Jumat, 03 Agustus 2012

dan 10 hari lagi..



tinggal 10 hari lagi dan KKN pun berakhir. 

ada perasaan berat untuk pulang, karena jujur disini betah banget. suasana desa, damai dan ga berisik kaya di kota, temen2 yang amazing (haha).. pokoknya ada kesan tersendiri selama KKN di ciwidey yang dingin.haha
tapi apa boleh buat, perpisahan ya tetap harus ada, walaupun kayaknya bakal kangen banget sama anak-anak yang tiap hari dateng kesini dan membawa keceriaan tersendiri di posko kita. hahaha
yah,, saya hanya tidak ingin menyesali apa yang sudah terjadi, maka dari itu, di sepuluh hari terakhir ini, tuntaskanlah apa yang seharusnya dituntaskan. pokoknya akhirnya harus happy ending.

ingin lebih lama disini sebenarnya, tapi HARUS pulang. aku rindu "rumah".. masih banyak hal yang harus dilakukan, masih hidup, berarti tugas belum tuntas. smoga spirit baru muncul setelah ini dan harus mengejar ketinggalan.


bicara tentang KKN, dapet banyak hikmah banget lah, terutama tentang hubungan manusia dan pola pikir. ah, kalo diceritain disini panjang, dan aku juga ga tau harus mulai darimana. hahaha

tapi yang pasti aku seneng disini, karena banyak pembelajaran yang bisa didapet. jadi penasaran, 10 hari ke depan bakal seperti apa ya,,? :D

Jumat, 13 Juli 2012

selamat ulang tahun jiwa.. 
semoga cita-cita agung itu senantiasa bersemayam dalam hatimu sehingga menjadi energi yang membuatmu terus 'hidup' di hari ini dan seterusnya.. :)

Kamis, 21 Juni 2012

Indahnya Kematian (recommended to read)


Di sela-sela jadwal UAS(yang semoga hasilnya diberikan yang terbaik), ijinkan saya untuk sedikit berbagi.. saat ini saya sedang membaca sebuah buku judulnya Man Shabara Zhafira yang ditulis Ahmad Rifa’i Rif’an. Walaupun buku pinjeman (hehe) tapi isinya bagus banget.. dan entah kenapa, ketika pertama kali memegang buku itu, yang pertama kali kubaca adalah 2 halaman terakhirnya yang judulnya “indahnya kematian”. Bikin jleb juga sih..

Izin share yaaa,,cuma sedikit kok.. :)

Hadiah berharga untuk orang mukmin adalah kematian.”
-HR. Ibnu Abiddunya, Thabrani, dan Hakim-

Petuah klasik mengajarkan, ketika engkau lahir, semua orang tersenyum bahagia melihatmu menagis. Ketika engkau meninggal, buatlah mereka bersedih karena ditinggalkan oleh orang yang mereka cintai, sementara engkau menghadapi ajalmu dengan bahagia. Kita menyadari bahwa kematian bukanlah akhir ‘hidup’ kita. kematian hanyalah garis transisi antara dunia dan alam barzakh. Bagi orang yang selama hidup di dunia telah menunaikan tugas dan amanah Tuhan dengan baik, kematian adalah permulaan untuk menjemput kehidupan yang jauh lebih indah ketimbang hidupnya di dunia. Kematian adalah pintu gerbang untuk memasuki istana megah yang dipersiapkan oleh Allah bagi hamba-Nya yang mengisi hidupnya dengan kesalehan.

Ibarat anak sekolahan, kematian bagaikan momentum kenaikan kelas. Setelah seorang siswa belajar dengan keras, masuk sekolah dengan rajin, mematuhi peraturan sekolah, disiplin mengerjakan tugas, serta mengikuti ujian dengan baik, momentum akhir semester adalah momentum yang indah. Saat itu ia bisa menyaksikan hasil usaha dan kerja kerasnya selama ini. Tentu berbeda dengan siswa yang sering bolos, malas belajar, mengabaikan tugas, serta sering melanggar peraturan sekolah, akhir semester adalah hari yang buruk baginya. Saat itu ia merasakan akibat dari kemalasannya selama ini.

Begitulah kehidupan manusia. Bagi orang yang mengisi hidupnya dengan benar, kematian adalah momentum yang sangat di nanti. Saat itulah amal-amal kebaikan ditampakkan. Bahkan balasannya sudah bisa dinikmati semenjak masih berada di alam kubur. Sambil menanti hari kebangkitan, dia alam barzakh ia dikaruniai nikmat yang belum pernah ia rasakan saat di dunia. Amal kebaikannya berubah menjadi teman dengan rupa menawan yang senantiasa menemaninya hingga kiamat tiba.

Ya, bagi seorang muslim, kematian adalah masa yang dirindukan. Kematian menjadi masa peristirahatan yang nikmat setelah sekian tahun ‘bekerja’ di dunia. Ia tak perlu lagi bersusah-susah mengerjakan sholat, zakat, puasa, haji. Ia tak perlu lagi berpayah-payah mengendalikan nafsunya. Ia tak usah lagi berjuang melawan setan yang merayunya setiap saat. Kematian adalah masa pembebasan dari penjara dunia.

---

Hanya mengingatkan (untuk diri sendiri juga), jika sampai saat ini kita masih ragu untuk berjuang dan berkorban, masih takut dari hal-hal yang seharusnya tidak perlu ditakutkan, masih tersendat dengan seribu alasan dan belenggu pikiran yang kita buat sendiri, satu kesimpulannya:berarti kita tidak yakin dengan pembalasan yang indah itu, yang telah Allah siapkan bagi orang-orang yang memang bersungguh-sungguh mengabdikan diri hanya kepada-Nya. Dan surga SAMA SEKALI TIDAK LAYAK bagi mereka yang menjalani hidupnya dengan leha-leha dan bermalas-malasan tanpa memperjuangkannya.  Karena surga dibayar MAHAL oleh perjuangan, pengorbanan, loyalitas, dan totalitas.

Bahkan jika besok adalah hari kiamat dan di tangan kita ada sebutir biji yg akan kita tanam, tanam lah (hadits nabi). Karena ukuran nilai diri kita di sisi Allah bukan pada buah yang kita hasilkan. Namun bagaimana waktu yang Allah berikan pada kita kita gunakan sebaik-baiknya dalam ibadah pada Allah, husnudzan pada Allah, dan menebar sebanyak-banyak kemanfaatan bagi sesama.

Hidup kita seperti permainan sepakbola. Kita tidak tau, apakah kita akan dimainkan sampai peluit akhir pertandingan. Namun ketika kita sedang dimainkan, berlagalah sebaik-baiknya laksana ksatria yang tengah berlaga. Pantang menyerah, bermain sebaik mungkin dan terus berlari.. niscaya kita akan mendapat bayaran yg tinggi, walau kita keluar lapangan sebelum peluit akhir berbunyi.


Rabu, 23 Mei 2012

belajar dari sisi lain

don't judge book from its cover. ternyata pepatah itu benar adanya. kita ga bisa men-judge orang lain dengan sekali lihat saja, everything happens by reason. everybody acts by reason. sejahat-jahatnya orang, dia pasti punya alasan, ada hal yang melatarbelakangi dia melakukan hal itu; mungkin trauma atas kejadian masa lalu, mungkin pelarian atas hal-hal yang tidak sesuai harapannya, masalah yang tiba2 muncul, bahkan karena rasa penasaran yang tak terpuaskan. ya, semua beralasan.

itulah uniknya manusia. setiap orang terlahir dari latar belakang yang berbeda-beda, dari lingkungan yang berbeda, masa lalu yang berbeda, pengalaman hidup yang berbeda, pendidikan yang berbeda, kepribadian yang berbeda.. smua orang punya keunikannya sendiri2. karena itulah kita memang hidup untuk saling melengkapi. karena manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan manusia yang lain. ga mungkin kita ga butuh orang lain.

kenapa saya menulis ini? sambil berbagi juga dan mungkin membuka wawasan dan memperluas cara pandang dalam berpikir,, akhir2 ini banyak belajar dari pengalaman orang lain, yang memang bisa mengubah cara pandang saya terhadap orang lain. sebenarnya proses berpikir itu pasti dirasakan oleh setiap orang, dan karena kita tidak bisa membaca pikiran orang lain, maka sering terjadi kesalahpahaman. kita judge orang itu tidak baik, terbatas dari apa yang kita lihat saja, tanpa mencari tahu lebih jauh kenapa dia bisa begitu..

contohnya, seseorang yang kasar, tukang mukulin orang, bisa jadi karena dia kurang mendapat perhatian dari keluarganya.dan itu benar terjadi, saya punya seorang kenalan yang memang keras, dan setelah ditelusuri lebih jauh ternyata dia seperti itu karena memang ada masalah keluarga dan kurang mendapat perhatian dari orangtuanya, terutama ayahnya. akhirnya saya mengerti, ada alasan di balik setiap tindakan.

saya juga punya seorang teman yang sangat cuek, diajak ke hal-hal yang positif terlihat malas dan merasa tidak nyaman, ternyata setelah saya mengajak ngobrol dan cukup nyaman untuk membuat dia bercerita, saya takjub dengan pemikiran-pemikirannya yang luar biasa, daya analisisnya yang hebat, dan kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan sekitarnya. ternyata di balik cueknya dia, dia punya potensi yang sangat luar biasa.

tapi ada pula beberapa orang yang terlihat baik, tapi ternyata dia menyimpan pikiran jahat. ada yang banyak tertawa, tapi sebenarnya menyimpan segudang masalah. ada yang bersikap manis, tapi hanya kepura-puraan. terkadang hal-hal seperti itu akan membuat kita berkata "nggak nyangka ya..ternyata......"

bagi saya, ketika saya menemukan kata "nggak nyangka" atau "ternyata" itu....~ (gimana ya rasanya? sulit diungkapkan dengan kata2,haha) yang pasti dari situ saya belajar untuk tidak memandang orang dari satu sisi saja, karena jika kita mencoba melihat dari sisi yang lain, kita akan melihat juga sisi lain dari orang yang kita kenal. karena itulah manusia butuh dimengerti, butuh dimaklumi, butuh apresiasi.. sebenarnya banyak yang bisa kita apresiasi dari orang lain, dari teman kita sendiri, asalkan kita mencoba memandang sisi lain dari dirinya yang selama ini belum kita tahu..

belajar ilmu tentang manusia itu asik, dan ga ada habisnya.. :D
why? because everybody's changing in every single thing and sometimes it fast and unpredictable. 
and so do i :)

Rabu, 07 Maret 2012

setiap mau nulis buat posting ke blog, tulisannya selalu ngegantung ga selesaaaai..
bisa memulai, tapi kadang ga tau mau diakhiri kemana.. akhirnya berhenti. buntu. dan berakhir menjadi sebuah draft yang tidak terselesaikan. aah, menyebalkan!

Senin, 27 Februari 2012

ngalor ngidul (lagi)

akhir2 ini modem ga ada pulsa dan saya jadi jarang OL alias online. duhh,, bukannya gimana gimana ya, tapi kalo ga OL tuh rasanya "ketinggalan". blogspot, twitter, facebook adalah situs yang paling sering saya buka kalo online, kadang buka siak.upi.edu buat liat nilai udah keluar ato belum..haha

banyak inspirasi2 baru dari ol, banyak bacaan menarik, daripada kudu nonton tv yang isinya rata2 pada ga mutu. blog saya lumayan banyak follow beberapa website dan blog n tumblr teman.. dan ngerti kan, kalau ga ol sehari aja tuh kadang saya suka ketinggalam tulisan2 bagus mereka yang menginspirasi..


termasuk blog adik saya yang masih SMP, saya baru tau ternyata dia punya bakat menulis.. yah,,sama seperti saya dulu, masa SMP itu masanya banyak nulis.. entah karena ga punya temen yang bisa banyak diajak curhat atau karena emang lagi hobinya..


bersyukurnya, sekarang saya jadi ketagihan menulis lagi, setelah beberapa lama vacum dan saya ketemu guru bahasa indonesia saya semasa SMP yang udah lama banget nggak ketemu.. temen curhat saya waktu smp, yang ikut melihat perkembangan kematangan diri saya.. thanks a lot to her.. dimanapun berada, smoga sehat selalu, dan keluarganya senantiasa diberkahi.. ya, karena bertemu beliau lagi sekitar 6 bulan lalu, saya jadi kepengen nulis lagi.. :)


wah, jadi ngomongin nulis ya? *baru sadar* ya kalo lagi tulisan curhat gini emang suka ngalor ngidul kemana2 obrolannya, tapi semoga tetep bermanfaat untuk yang baca.hehehe



sebenarnya saya sedang menulis berusaha menyelesaikan.. yahh semacam artikel gitulah buat di post di blog, tentang "hukum". sedikit sensitif memang, tapi cukup menarik buat dibahas, based on true story, pengalaman pribadi saya..hehe

just wait! smoga tulisannya rampung secepatnya.. ;)

Senin, 30 Januari 2012

naik motor sendirian ke luar kota itu.. waw.
bakal kangen. desa sagala herang :)

Senin, 23 Januari 2012

jemput kebahagiaan itu. SEGERA!

kebahagiaan itu akan datang lagi.
walau  terkadang prosesnya tidak semulus yang dibayangkan,
walau hasilnya tidak selalu sesuai harapan,
tapi aku tau betul, kebahagiaan -setidaknya untukku- bukan dilihat dari hasil yang memuaskan, tapi dari PROSES yang memuaskan.

karena "berbagi" adalah hal yang paling membahagiakan yang pernah aku rasakan.
dan rasanya selalu ingin melakukannya, terus, lebih, dan lebih lagi. :)
sumber kebahagiaan jelas-jelas sudah aku temukan ko,
jadi, tunggu apa lagi? 
jemput kebahagiaan itu. SEGERA!

Senin, 09 Januari 2012

2012

2012. bakal jadi tahun yang luar biasa, saya yakin. kalaupun memang biasa saja, saya yang akan menjadikannya luar biasa. paling tidak, bagi diri saya sendiri. :)

Kamis, 29 Desember 2011

wait a moment. i'm not ready at all..

Pengen 2011 segera berakhir. Kalau mem-flashback (hampir) setahun ke belakang, banyak, sangaaaaat banyak yang terjadi (ya iyalah, namanya juga idup). Jatuh bangunnya aku di 2011 ini kerasa banget. pernah ada masa2 onfire dan masa2 paling down sekalipun. LENGKAP. Tapi memang memberikan banyak sekali pelajaran dan hikmah yang berharga.

Berharga. Jadi kepikiran. Yang berharga, belum tentu bermanfaat. Sebaliknya, yang terlihat sepele ternyata bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Berarti tidak semua yang berharga bisa menjadi manfaat. Tergantung penggunaaannya. Oke stop disini intermezonya. Lanjut.

Banyak pekerjaan yang tidak tuntas di 2011 ini.. dan sisanya saya tanggung di akhir tahun ini. Di satu sisi ingin segera meninggalkan 2011 ini, karena ternyata akhirnya tidak terlalu baik. Jika diibaratkan film, saya tidak menikmati endingnya. Tapi di sisi lain, saya belum siap juga beralih ke episode selanjutnya alias saya belum siap bertemu dengan 2012. Saya ga mau merusak episode saya yang selanjutnya hanya karena kurang matang mempersiapkannya. Huft,, *menghela nafas panjang. Ada ga ya, ruang antara 31 desember 2011 dan 1 januari 2012 dimana disitu waktu berhenti dulu? Haha, mulai ngelantur dan imajinasi konyol saya mulai jalan.

Oke. Sudahi saja. Ini lagi ga sehat. Gawat kalau diteruskan. Sampai jumpa.

Pesan buat diri sendiri: pulihkan diri, dan SEGERA buat targetan baru. 2012 harus jadi tahun yang LUAR BIASA.

Ya Allah, kalau bukan kepada-Mu, kepada siapa lagi saya bisa bergantung? Ya muqollibal quluub.. tsabit qolbi ‘ala diniik wa ‘ala thoatik..

Rabu, 21 Desember 2011

my mind di hari wisuda :)

Hari ini hari wisuda. Menyadarkanku -mahasiswi semester 5 di jurusan pendidikan akuntasi UPI- akan banyak hal. Ini sudah semester 5, dan dan waktuku di kampus mungkin tinggal sekitar 1,5 tahun lagi. Waktu berlalu begitu cepat. Dan karena sebentar lagi jadi mahasiswa tingkat akhir, jadi mulai kepikiran tentang skripsi. Haduuh,, belum kebayang..

Terpikir sekitar 2,5 tahun yang lalu, waktu masih jadi mahasiswa baru, aku excited banget sama kuliah. Apalagi aku memang suka akuntansi sewaktu masih duduk di bangku SMA. Tapi entah kenapa aku sekarang merasa dibohongi. Haha. Kenapa? Karena dulu ketika belajar akuntansi di SMA, semuanya terasa begitu mudah sehingga aku menyukai mata pelajaran itu. Apalagi cara mengajar guruku juga mengasyikkan dan mudah dimengerti sehingga mudah bagiku menyukai akuntansi hingga akhirnya aku memutuskan untuk mengambil jurusan pendidikan akuntansi. Dan kenapa pendidikan? Jujur awalnya aku ga mau jadi guru. Aku pilih yang pendidikan karena katanya profesinya bisa 2, aku tetep bisa jadi akuntan atau guru. Tergantung mau pilih yang mana. Tapi ternyata, di semester 3, aku pindah haluan. Entah kenapa, bisikan2 untuk menjadi guru muncul. Latar belakangnya simpel, aku sangat suka mengajar. Mengajar memberikan kita kesempatan untuk memberi lebih banyak kepada orang lain. Poin plusnya lagi, kita tidak hanya berbagi materi akuntansi, tapi juga nilai2 kehidupan yang bisa diberikan pada murid2 kita kelak. Apalagi melihat generasi jaman sekarang, hatiku tergerak untuk berniat memperbaiki moral2 mereka..

Tapi makin kesini, seperti yang kukatakan tadi, aku merasa dibohongi (asalnya kan mau ngomongin ini, kenapa melencengnya jauh sekali ya?). Alasannya sedikit konyol. Ternyata akuntansi yang aku pelajari di SMA barulah sebagian kecil dari mata kuliah akuntansi yang harus saya (kdang aku, kadang saya,tidak konsisten.ckck) kontrak. Jurusan saya membagi ilmu akuntansi yang harus dipelajari menjadi 6 tingkat. Akuntansi Keuangan Dasar(AKD) 1, AKD 2, Akuntansi Keungan Menengah(AKM) 1, AKM 2, Akuntansi Keuangan Lanjutan(AKL) 1, dan AKL 2. Dan kalian tau? Yang kupelajari di SMA itu baru termasuk AKD 1. Sisanya? Silakan anda pikirkan sendiri. Saya hanya bisa menguasai materi akuntansi hanya sampai AKD 2, yang lainnya wassalam deh. Yah,, ini mungkin curhat karena sedang jenuh dengan masa2 kuliah. Benar2 jenuh sampe masuk kuliah cuma buat absen doang, tapi dosen ga didengerin. Haduuuh...

Dan hal yang lebih mengejutkan lagi adalah saya malah pengen masuk jurusan PPB. Di tahun ke-3 saya tiba2 ingin pindah haluan ke jurusan PPB! Ckckck.. kadang saya juga suka ga ngerti sama pikiran saya sendiri. Haha.. alasannya? Mungkin karena aku tipe pengamat dan suka memperhatikan orang lain, jadi kayaknya asik aja mempelajari kepribadian orang. Mungkin psikologi juga menarik, tapi psikologi lebih ke analisis dari alat tes yang dicobakan ke klien, sedangkan PPB lebih kepada konselingnya yang sifatnya face to face dan konselor cenderung mendengarkan. 

Ngomong2 soal mendengar, aku orang yang sangat suka mendengarkan orang lain. Mendengar itu asik, aku bisa tau banyak hal baru dan banyak mendengar cerita pengalaman orang lain. Orang lain mungkin jenuh mendengarkan orang lama2, tapi buatku, hal itu sangat menyenangkan. Bahkan mendengar kerapkali menjadi refreshing buat otakku. Jadi adil kan? Orang lain dengan curhat dia akan merasa lebih baik, sedangkan aku, dengan mendengar aku menjadi merasa nyaman. Simbiosis mutualisme. Jadi yang saya lakukan kalau lagi stres adalah kabur ke orang yang biasanya banyak cerita dan aku dengerin sepuasnya. Haha. Menyenangkan sekali :D

Btw, ini topiknya menclok2 ya? Oke, kembali ke topik wisuda. Mau dikit di share ah tentang beberapa hal yang aku pikirkan kalau ngeliat orang wisuda..

Pertama, kalau lagi musim wisuda gini pasti ada orang yang nanya, “kabita wisuda ga?”. Atau kalo aku ngasih selamat ke yang wisuda, pasti dibilangnya “sok geura nyusul”. Kadang jadi suka mikir, dibilang mau cepet2 lulus juga ga mau juga sih.. udah terlanjur enjoy juga sama kehidupan kuliah walaupun kadang jenuh (atau takut menghadapi kehidupan setelah lulus?).. Dunia perkuliahan banyak memberikan banyak pelajaran buatku. Terutama bagaimana seorang guru itu bukan hanya mengajarkan mata pelajaran saja, tapi dia harus menjadi PENDIDIK. Sayangnya, sedikit sekali guru2 sekarang yang juga berperan sebagai seorang pendidik. Semoga kelak saya bisa menjadi seorang pendidik bagi murid2 saya kelak. Amiin.. Selain itu, banyak pula ilmu yang saya dapat dari himpunan. Saya banyak belajar bagaimana bekerjasama dengan orang lain, belajar mengerti sifat orang lain, belajar peduli dengan orang lain, belajar bertanggungjawab terhadap amanah, termasuk belajar bagaimana mengembangkan potensi diri. Banyak yang mengesankan dari kehidupan kuliah yang sulit untuk ditinggalkan..

Kedua, jadi mikir nanti abis lulus mau ngapain? Tadi ngobrol sama temen, katanya wisuda itu senengnya cuma 1 hari, abis itu pusing nyari kerjaan. Begitukah? Tapi jadi kepikiran juga sih.. abis wisuda mau ngapain. Kerjakah? Ngajarkah? Berhubung aku bukan tipe orang yang suka merencanakan sesuatu secara detail, soal kerjaan kayaknya let it flow aja. Toh yang aku kejar bukan materi. Ada “kesuksesan” lain yang mesti diraih dari sekedar meraih segepok uang. Jadi nggak terlalu khawatir soal kerjaan. Hehehe..

Ketiga, ini rada konyol sih,, kenapa cewe2 kalo wisuda mesti dandan dan pake kebaya? Udah kaya mau nikahan aja.. udah gitu, kebayanya ketutupan toga, jadi kan percuma ga keliatan bajunya jugaa.. hahaha.. “itu kan hari spesial na..” temenku seringkali berkomentar. Hehe, ga apa2 sih, tapi buat aku, ngebayangin pake toganya aja udah gerah, gimana kalo ditambah kebaya dan samping? Aduh ampun deh.. boleh ga ya kalo nanti ga ikutan wisuda?? Hahaha.. “nanti ga asik atuh, ga ada kenangannya, ga ada foto wisudanya..” lagi2 temanku berkomentar. Oke, kita sudahi saja ya, topik yang ini ngalor ngidul sekali. :P
Udahan deh kayaknya, kayaknya yang ada di kepala udah keluar semua (ngeliatin otak). Smoga ada yang bisa diambil dari tulisanku kali ini. Tetap semangat semuanya. Sudah akhir tahun, tidak ada kata terlambat untuk membuat tahun 2011 ini lebih berkesan dan bermakna. :)

Oh iya, jadi inget, kemarin ada temenku yang cerita lewat telepon, ngeluh karena tugas kuliahnya banyak banget. aku bilang, ingat bahwa Allah ga akan memberi ujian di luar batas kemampuan kita. Nikmati saja prosesnya, ini pembinaan dari Allah buat kamu.. kuncinya, selalu positif thinking sama ujian yang Allah kasih buat kita, bukan malah dikeluhkan.. buat diri sendiri juga sih.. :)

Selasa, 13 Desember 2011

bayanganmu tak akan menyakitimu

"kurasa aku harus mendukungnya," kataku serak.
"memang."
"itu nggak gampang. karena aku akan terus dibayangi ketakutanku."
"bayanganmu nggak akan menyakitimu," Lintang berfilsafat. Aku tertawa.
-kutipan novel Being 17

Sabtu, 15 Oktober 2011

berbenah

Ini lagi kenapa deeeeh.. udah lama pengen posting sebenarnya, tapi asa pikiran lagi semrawut gini.. kalo gini caranya berasa pengen nenggelamin diri ke tanah tau nggak, ato nggak minimal pengen buang otak. (haha.. buang nyawa aja sekalian! Astagfirullah.. :P )

Kmaren sempet jenuh banget sama akademik. Sebenarnya ga jenuh2 juga sih,, klo kuliahnya mah seneng2 aja, ngedengerin dosen mendongeng (loh?), tapi kalo udah ngerjain tugas, udah lah ini mah, angkat tangan. Asa enek pisan ama tugas.

Intinya sih sebenarnya, ga bisa FOKUS. Entah kenapa akhir2 ini banyak pikiran yang menggerayangi (ini bahasa apa ya?) otakku. Makanya ngaruh ke kegiatan sehari-hari yang jadinya kepinginnya ga ngerjain apa-apa, cuma ngedengerin, ato minimal duduk santai sambil baca buku. Eh, novel. Hehe

Jadi ceritanya, setiap mau ngerjain tugas, (udah buka buku nih,) terus tiba2 ada aja kepikiran masalah yang tiba2 nyantol (kayaknya dia minta segera diselesein), jadinya mood ngerjain tugasnya langsung ilang. Tugas nggak jadi dikerjain, dan aku jadi stress sendiri. Hahaha. I think i gonna be crazy. Oh no! (tuh kan ngelantur)

Dan hal ini menyiksa saya selama lebih dari seminggu. Hemmmmm banget kan?!
Saat ini, masih menata hal-hal yang perlu diperbaiki dan dibenahi, tentu hal yang pertama dilakukan adalah mengevaluasi diri sendiri. Ga bisa nyalahin orang lain, ga bisa nuntut sama keadaan, selama kesalahan itu ternyata bersumber dari diri kita.

Smangat. Masih banyak amanah menanti. Bulan qurban, bulan pengorbanan.

Kalau Habil putra Adam a.s. mengurbankan yang terbaik miliknya, maka akupun harus begitu. Karena pada hakikatnya semua yang aku miliki adalah milik Allah yang sewaktu-waktu bisa diambil jika aku tidak bersyukur atas pemberian-Nya..

“Jika kamu meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya Allah melipat gandakan (pembalasannya) kepadamu dan mengampuni kamu. Dan Allah Maha Pembalas Jasa lagi Maha Penyantun.” (QS. 64:17)


Give your best. Be great for what you dedicate for.